1

Kaulah Tulang Rusukku Yang Dititipkan OlehNya

Posted by Unknown on 2:53 PM in ,

preview dari nikahan om saya
Setiap langkahmu ku tau Tuhan telah menyisipkan untuk masa depan kita
Setiap dentuman nadimu ku tahu Tuhan telah mengisinya dengan nadiku
Tuhan tak pernah tidur saat ku coba untuk membohongi perasaan ini
Dia berikanku sedikit bahkan banyak titik terang dalam membuat sebuah keputusan

Aku mulai tersadar saat ku tahu kaulah yang selalu ada dalam imajinasi masa depanku
Nyatanya Tuhan selalu menyisipkan nama dan wajahmu dalam alam bawah sadarku
Jadi bohong bila mulutku pernah bilang aku tidak sayang kamu
Bohong bila mulut ini berbicara dan berniat menyakitimu

Sebelum kau hadir aku tau hari hariku penuh dengan tawa dengan mereka (sahabatku)
Setelah kau hadir hari hariku menjadi lebih berwarna dan berkesan
entah apa maksudnya yang pasti kamulah yg membuat jiwa ini lebih terisi
lebih tenang dalam hal apapun itu, aku sadar kamu lah segalanya buat aku

kamulah yang selalu buat aku tersenyum saat ku sedang merasa ingin menyendiri
kamulah yang selalu protes saat aku coba untuk menyendiri
kamu tempatkan dirimu yang pas dalam hati ini
dalam pandangan yang sedikit semu ini...

|
0

Saat Mentari lebih Terang dari Senja

Posted by Unknown on 2:35 PM in
mentari pernah memanggil namun aku diam, terik panasnya seakan menyulut perasaan ini yang sedikit terganggu dengan harapan harapannya.

Ya, aku pernah bermimpi kita duduk bersama disebuah ruang terbuka, berlari kearah yg sama lalu terjatuh dalam kisah yang begitu ku impikan, aku mengenalmu memang baru sekejap, mencintaimu begitu cepat kurasakan, bahkan untuk bermimpi pun aku berfikir. Coba sejenak pejamkan matamu, lalu rasakan hadir mimpiku dalam setiap hembusan nafas yang kau keluarkan, apakah aku perlu izinmu untuk mendapatkan mimpi itu ?

mentari semakin terik, saat aku belum sadar, senjalah yang ku tunggu, merakit awan demi awan demi goresan jingga dalam pandangan.

Kapan ? kapan sikapmu berubah menjadi sikap yg kuimpikan, merubah sikap harapan harapan itu lalu menjadikan mimpiku nyata, apa aku pernah memintamu untuk memperhatikan aku ? apa aku pernah memintamu untuk sedekar mengucapkan selamat malam ? jujur aku tidak membutuhkan itu semua, aku hanya perlu kamu mengerti perasaan ini, hargai hati kecil ini, hargai mimpi mimpiku yang begitu tinggi terhadapmu.

mentari mulai meredup, sembunyi dalam indahnya senja, malu akan kekuasaanNya, itulah senja yang ku tunggu dan akan kunikmati hanya sejenak.

Untuk sekarang boleh aku berdiam ? menikmati indahnya dirimu dari sini dari tempat dimana kamu tidak mengetahuinya, dimana hanya aku yang akan merasakan sakit, dan kamu yang merasa selalu bahagia, kamu tidak akan pernah tau seberapa dalam perasaan ini jika kamu tidak menyelam kedalamnya, yang kamu lihat aku selalu bahagia bukan, ya itu yang aku tunjukan karena aku tidak mau wanita yang ku cinta mengetahui hidupku penuh dengan ketidakpastian seperti ini.

mengapa kamu terlalu cepat pergi disaat aku akan menangkapmu, mengabadikannya dalam beberapa bingkai, merajut garis demi garis membentang yang mengindahkanmu.

Sekarang aku sudah benar benar ingin diam, pasrah akan kehendakNya, jauh melihat kedepan rasanya tidak ada namamu dalam kehidupanku, kurasa bukan aku yang menghapusnya tapi kamu yang tidak ingin masuk dalam duniaku yang penuh dengan ketidakpastian ini.

lalu sekarang apa aku salah jika aku benar benar ingin meninggalkanmu senja, aku tidak bisa terlalu lama menahan rasa rindu ini, apa kau tidak bisa berubah menjadi waktu yang setiap saat mampu ku temui.

aku mulai tersadar saat senja tak lagi indah, saat waktu tak lagi mampu mengontrolnya, saat waktu tak bisa ku raih, saat senja begitu cepat berlalu.
biarkan aku diam saat ini, aku cinta tapi aku lelah, aku tau aku butuh sebuah kepastian, tapi aku tau aku tak berhak mendapatkannya.



Dari orang yang selalu mencintaimu...

Karena cinta tak selalu indah layaknya waktu dan senja...

|

Copyright © 2009 MIMPI & RAHASIA All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.